Kerajinan Shutle Cocks Kediri Kesulitan Bahan Bulu

Semenjak penyakit flu burung merebak ditanah air para pengrajin shutle cocks di Kediri jawa timur mengalami kesulitan bahan baku. Akibatnya jumlah produksi mengalami penurunan hingga 40 persen.

Sentra industri rumah tangga shutle cokcs di desa sumengko kecamatan sukomoro Kediri mengeluh kesulitan bahan baku terutama untuk bulu ayam lokal. Sedangkan untuk bulu import seperti dari thailand mengalami kenaikan harga hingga 60 persen dari 80 rupiah per bulu menjadi 135 rupiah perbulunya.

Menurut dauli salah satu pengrajin shutle cocks di berita Kediri pada awal serangan flu brung tahun lalu hanya sulit mendapatkan bulu sebagai bahan baku akan tetapi sejak isu flu burung mulai menyerang manusia banyak para pekerja takut mencari bulu.

Dampak sulitnya mendapatkan bahan baku membuat pengrajin yang mempunyai 20 karyawan ini mengaku omzet shutle cocks mengalami penurun hingga 40 persen dari 25 juta perbulan menunun hingga hanya 10 juta perbulan.

Para pengrajin berharap isu flu burung segera reda dan tidak dibesar-besarkan hingga membuat orang ketakutan untuk itu meminta pemerintah segera bisa menangani serangan flu burung dengan serius hingga pengrajin shutle cocks tidak kesulitan mendapatkan bahan baku.

Seorang warga pencari belalang di Kediri jawa timur terluka setelah ditembak anggota polisi hutan penembakan dari jarak dekat itu melukai kaki kanan korban.

Paidi yang terluka di kakinya kini masih tergolek di ruang paviliun rumah sakit umum Kediri dengan ditunggui istrinya warga sudi-moro-harjo wilangan Kediri ini mengaku tidak terima dengan perlakuan anggota polisi hutan resort klanggean wilangan.

Menurut pengakuan paidi saat pergi mencari belalang di hutan anggota polisi hutan bernama kristanto menuduhnya mencuri kayu dan tiba-tiba menembaknya dari jarak dua meter karena ketakutan paidi melarikan diri dengan menahan rasa sakit di kakinya.

Mendapati paidi luka-luka anggota keluarga dan tetangganya melapor ke polisi dan kemudian membawanya ke rumah sakit.

Sedangkan kristanto anggota polhut yang menembaknya akhirnya diamankan aparat polres Kediri beserta barang bukti senjata jenis pm1-a1dengan 12 peluru.

Kepada polisi kristanto mengaku dirinya menembak paidi karena di saat bersamaan terjadi pengejaran terhadap 4 orang pencuri kayu kristanto juga mengakui dirinya telah melakukan ke-lalai-an karena tanpa memberi tembakan peringatan.

Leave a Reply