Apakah Air Kolam Renang Yang Tercemar Urin Berbahaya?

Kebiasaan orang membuang urin saat berada dalam kolam renang memang merupakan hal biasa. Bahkan termasuk para perenang handa pun melakukan hal demikian. Dalam sebuah jurnal Environmental Science and Technology Letters mengatakan bahwa 19% orang dewasa membenarkan perihal kebiasaan buang air seni dalam kolam renang. Bagi anda yang berniat untuk membuat kolam, anda bisa melihat di jasa pembuatan kolam renang surabaya.

Mereka terbiasa melakukan hal ini minimal sekali bahkan termasuk perenang handal dari Amerika Serikat. Sebut saja Ryan Lochte serta Michael Phelps yang merupakan perenang handal. Bagi Phelps ini tidak masalah mengingat kadar klorin di dalam air kolam renang bisa membunuh bakteri atau sehingga kandungan urin didalam kolam tidak menjadi masalah.

Lalu apakah kadar urin merupakan sesuatu hal berbahaya bagi kesehatan? Pada faktanya ternyata saat urin berinteraksi dengan kandungan kimia pembersih seperti klorin, akan membentuk zat yang lumayan berbahaya yang disebut cyanogen chloride. Zat ini  terbentuk saat nitrogen dari urin bercampur dengan klorin ini, kemudian bereaksi seperti gas air mata yang dapat membuat mata menjadi iritasi serta gangguan pernapasan.

Jika kalian sering mengalaminya, tidak menutup kemungkinan di masa depan bisa menimbulkan penyakit asma. Walaupun tergolong zat berbahaya, tapi jumlah yang ditemukan dalam air kolam renang tergolong masih sangat jauh di bawah batas bahaya yang telah ditetapkan WHO. Diperlukan puluhan hingga ribuan orang yang pipis pada saat bersamaan, sehingga zat tersebut bisa menimbulkan efek langsung berbahaya yang bisa kalian rasakan.

Leave a Reply